Foto : Ilustrasi redaksi
Foto : Ilustrasi redaksi

Fakta Penggerebekan Kampung Bahari Memanas, Bandar Narkoba dan Loyalisnya Dilawan Aparat

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan operasi penindakan terhadap jaringan narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut menyasar MR, salah satu bandar narkoba yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus kepemilikan 98 kilogram sabu pada November 2025. MR lebih dulu diamankan petugas di sebuah klinik kecantikan di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, sebelum dibawa untuk menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba di Kampung Bahari.

Situasi berubah tegang ketika petugas memasuki kawasan tersebut. Sejumlah orang yang diduga loyalis MR melakukan perlawanan sehingga aparat harus mengambil tindakan untuk mengendalikan keadaan. Dalam prosesnya, petugas disebut menghadapi serangan menggunakan petasan atau mercon dan kemudian memukul mundur kelompok tersebut. Dua orang yang diduga terlibat dalam perlawanan turut diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterkaitannya dengan MR.

Penggerebekan juga berdampak pada aktivitas masyarakat karena lokasi operasi berada di sekitar jalur rel kereta api. Perjalanan KRL lintas Tanjung Priok sempat mengalami gangguan dan keterlambatan. Dari operasi tersebut, BNN mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis ganja, senjata api, serta kendaraan milik tersangka. Penindakan ini menjadi bagian dari upaya aparat membongkar jaringan peredaran narkoba sekaligus menelusuri aset yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

Bagikan artikel ini: