Sumber: Instagram Cuaca Dieng
Sumber: Instagram Cuaca Dieng

Dieng Mulai Diselimuti Es Awal Juni 2026, Suhu Turun hingga 2 Derajat Celsius

Kemunculan lapisan es atau embun upas di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah kembali menjadi perbincangan di media sosial pada awal Juni 2026. Permukaan daun dan hamparan rumput tampak berubah warna menjadi putih akibat terbentuknya kristal-kristal es yang menyerupai salju saat musim dingin. Fenomena ini menarik perhatian warganet karena Dieng diselimuti lapisan es justru saat wilayah Jawa Tengah masuk musim kemarau yang identik dengan cuaca panas. Menanggapi fenomena tersebut, Analis Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Zauyik memaparkan hasil pengamatan berdasarkan Automatic Weather Station (AWS) Batur Dieng.

“Sensor suhu pada AWS (Automatic Weather Station) mengukur suhu udara pada ketinggian standar meteorologi (sekitar 1,5 sampai 2 meter dari permukaan tanah),” jelas Zauyik. Ia menambahkan, dalam kondisi malam yang cerah, suhu di permukaan tanah (ground temperature) bisa lebih dingin daripada suhu udara di ketinggian sensor. Oleh sebab itu, suhu permukaan tanah atau rumput pada tanggal yang sama tercatat lebih dingin, yakni 2,08 derajat Celsius. Kondisi serupa kembali terjadi pada Senin (8/6/2026). Suhu udara rata-rata terendah terukur sebesar 2,34 derajat Celsius pada pukul 06.00 WIB.

Zauyik menjelaskan, arah dan kecepatan angin sejak tengah malam hingga pagi hari berada dalam kondisi sangat tenang atau calm wind. Kondisi tersebut membuat udara dingin yang lebih berat tetap mengendap di dekat permukaan tanah sehingga suhu terus mengalami penurunan. Kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan uap air yang melimpah di sekitar rumput dan dedaunan. Saat suhu permukaan tanah turun mendekati titik beku akibat angin yang tenang, uap air kemudian langsung mengalami proses sublimasi dan berubah menjadi kristal-kristal es berwarna putih. Ia menambahkan, kondisi langit cerah turut berperan dalam kemunculan embun upas di Dieng.

Bagikan artikel ini: