Sumber: Instagram Menlu Republik Indonesia
Sumber: Instagram Menlu Republik Indonesia

Menlu Sugiono Jawab Kritikan soal Prabowo Sering ke Luar Negeri

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menjawab kritikan dari publik soal Presiden RI Prabowo Subianto yang terlalu sering berkunjung ke luar negeri.
Kritikan itu juga sempat disampaikan diplomat senior sekaligus Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal. Sugiono mengatakan rangkaian kunjungan internasional Presiden Prabowo Subianto selama 1,5 tahun terakhir adalah dalam rangka bergaul dengan dunia dan membawa pulang manfaat nyata bagi masyarakat Republik Indonesia. “Secara konstitusional, tersurat bahwa Indonesia merupakan bagian dari pergaulan internasional, bagian dari masyarakat dunia. Hal ini menuntut suatu kehadiran di dunia internasional,” kata Sugiono di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Sugiono kemudian menyambut kritik Dino yang merupakan pendiri komunitas Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino sebelumnya menilai pola perjalanan luar negeri Prabowo telah memunculkan perhatian publik. Sehingga ia menyampaikan sejumlah masukan, mulai dari pengurangan lawatan hingga pemanfaatan diplomasi virtual. “Semua saran, semua kritik dalam langkah perbaikan itu bagus, baik, tentu saja harus konstruktif” ujarnya. Namun, ia mengingatkan bahwa semua kritikan serta masukan harus berlandaskan pada fakta dan data yang akurat. Terkait masukan soal mengoptimalkan interaksi daring, Sugiono mengatakan bahwa pertemuan langsung dengan mitra internasionalnya justru dapat semakin memfasilitasi dialog.

Presiden Prabowo merasa Indonesia harus hadir di banyak tempat agar bisa bergaul dan berkawan dengan semua mitra di tingkat internasional. Sugiono menegaskan bahwa semua kunjungan kenegaraan Presiden RI direncanakan dengan baik dan telah melalui tahap diskusi diplomatik yang matang, termasuk pemberian masukan oleh Kemlu RI. “Indonesia adalah bangsa yang ingin terlibat dalam upaya perdamaian dan ketertiban dunia, sehingga secara proaktif menawarkan dirinya untuk jadi jembatan,” demikian Sugiono menjelaskan.

Bagikan artikel ini: