Foto: KBRI Kazakhstan
Foto: KBRI Kazakhstan

MIND ID Bidik Kerja Sama Hilirisasi Mineral dengan Kazakhstan

Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, membuka peluang kerja sama strategis dengan Kazakhstan untuk memperkuat industri hilirisasi mineral nasional. Presiden Direktur MIND ID Maroef Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke Astana dan Pavlodar guna bertemu Samruk-Kazyna serta Eurasian Resources Group (ERG), termasuk meninjau fasilitas smelter alumina dan aluminium milik ERG. Kunjungan tersebut turut mendapat dukungan penuh dari Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman.

Maroef mengatakan Kazakhstan memiliki karakteristik industri yang mirip dengan Indonesia sehingga dinilai cocok menjadi mitra pengembangan komoditas strategis. Menurut dia, penjajakan kerja sama ini menjadi langkah konkret MIND ID dalam menjalankan mandat pemerintah agar mampu menjadi pemain global di sektor mineral. Fokus utama kerja sama diarahkan pada pengembangan rantai nilai bauxite-to-aluminium, pengolahan mineral kritis, hingga penguatan riset dan transfer teknologi.

Sementara itu, Dubes Fadjroel menilai Kazakhstan memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang energi dan mineral di Asia Tengah. Ia menyebut kehadiran langsung manajemen puncak MIND ID menunjukkan keseriusan Indonesia membangun kemitraan industri yang saling menguntungkan. Menurut Fadjroel, momentum kerja sama ini juga diperkuat setelah penandatanganan Indonesia–EAEU Free Trade Agreement pada akhir 2025 yang diyakini dapat meningkatkan nilai perdagangan Indonesia dengan kawasan Eurasia hingga USD 10 miliar.

Bagikan artikel ini: