Sekolah Rakyat Muna Barat Diperluas Jadi 10 Hektare, Siap Tampung 2.000 Siswa

Pemerintah Kabupaten Muna Barat mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat dengan memperluas lahan dari semula 8 hektare menjadi 10 hektare. Perluasan ini dilakukan setelah pemerintah pusat meningkatkan kapasitas sekolah dari 1.000 menjadi 2.000 siswa, sebagai bagian dari program nasional pemerataan akses pendidikan. Sekolah berkonsep asrama (boarding school) ini dirancang untuk memberikan pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, sehingga diharapkan mampu menciptakan kesempatan belajar yang lebih merata di wilayah Indonesia Timur.

Pembangunan Sekolah Rakyat Muna Barat mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial. Dengan target proses lelang dimulai pada Oktober 2026, proyek ini diharapkan segera memasuki tahap konstruksi agar dapat menerima peserta didik pada tahun ajaran berikutnya. Selain menghadirkan fasilitas pendidikan yang modern dan lengkap, sekolah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan bebas biaya.

Keberadaan Sekolah Rakyat di Muna Barat tidak hanya diharapkan meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kebutuhan logistik, bahan pangan, serta berbagai layanan pendukung operasional sekolah berpotensi membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM, petani, dan masyarakat lokal. Dengan kapasitas hingga 2.000 siswa dan lahan seluas 10 hektare, proyek ini menjadi salah satu investasi pendidikan terbesar di Sulawesi Tenggara yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mencetak generasi unggul di masa depan.

Bagikan artikel ini: